Jasa Pembuatan Website

Kecerdasan Emosional dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi

Dengan kecerdasan emosional, Anda mampu mengerti dan mengatur emosi. Kecerdasan emosional bisa dilatih untuk dapat menunjang kinerja Anda dalam bekerja. Hal ini dapat dikembangkan dan dipelajari oleh siapa saja dan dari berbagai usia.

Seseorang yang memiliki kecerdasan emosional atau EQ rendah, cenderung tidak dapat mengendalikan emosinya, tidak mengerti perasaan orang lain, tidak dapat mempertahankan hubungan pertemanan, tidak mampu menempatkan emosi sesuai situasi dan kondisinya, tidak dapat mengatasi kesedihan, serta tidak memiliki rasa empati dan simpati kepada orang lain.

Kecerdasan Emosional Dimulai di Usia Dini

Jika Anda ingin berhasil di tempat kerja, atau Si Kecil ingin berprestasi di sekolah, ada baiknya Anda mengetahui apa itu kecerdasan emosional dan pengaruhnya terhadap prestasi anak.

Kecerdasan emosional dianjurkan dilatih sejak dini. Anak-anak lebih cepat menyerap apa yang Anda ajarkan. Jika Si Kecil berada dalam lingkungan yang dapat ia percaya, di mana masalah emosi dibicarakan secara terbuka, maka anak-anak juga tidak akan ragu untuk mengungkapkan emosi dan perasaannya kepada teman-temannya.

Perkembangan dan pertumbuhan otak anak terbilang cepat. Si Kecil mampu memerhatikan, bereaksi, beradaptasi, dan mengembangkan ide berdasarkan pengalaman emosional mereka. Anak-anak yang memiliki kecerdasan emosional yang baik, cenderung berprestasi di sekolahnya. Hal ini ditandai dengan nilai-nilainya yang tinggi, tidak malas untuk bersekolah, serta mampu memutuskan sebuah pilihan.

Untuk mengajarkan tentang emosi, Anda dapat mengamati apa yang ia rasakan, mengomentarinya dengan cara tidak menghakimi, dan mengajarkannya untuk mengidentifikasi emosinya sendiri dan juga orang lain.

EQ Lebih Penting dari IQ

Bagi kebanyakan orang, kecerdasan emosional (EQ) lebih penting daripada kecerdasan intelektual (IQ) dalam mencapai kesuksesan di dunia kerja. Karena dengan memiliki kecerdasan emosional, Anda dapat berempati atau memahami perasaan orang lain, menjalin komunikasi dan hubungan yang baik, bernegosiasi, serta berkerja sama dengan orang lain.

Jika Anda tidak memiliki kecerdasan emosional, kesuksesan di tempat kerja mungkin lebih sulit untuk Anda raih. Dengan kecerdasan emosional, Anda mampu bekerja secara kooperatif dengan orang lain di lingkungan kerja Anda.

Setidaknya, terdapat lima kategori kecerdasan emosional, meliputi:

  • Mawas diri
    Kesadaran akan diri sendiri, diperlukan untuk menyesuaikan diri terhadap perasaan yang sebenarnya Anda rasakan.
  • Membatasi atau mengatur
    Mengatur diri untuk mengendalikan dan mengurangi emosi negatif pada diri sendiri, seperti marah, cemas, atau depresi.
  • Motivasi
    Memotivasi diri sendiri untuk pencapaian suatu tujuan.
  • Empati
    Mampu memahami perasaan orang lain. Hal ini penting untuk kesuksesan dalam hidup dan juga karier Anda.
  • Ketrampilan sosial
    Kemampuan untuk menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Kecerdasan emosional mampu membantu kita membangun hubungan yang kuat, membuat keputusan yang baik, serta menghadapi situasi yang sulit. Sebagian orang memiliki kecerdasan emosional secara alami, sebagian lagi perlu belajar untuk mengembangkannya.

Tidak seperti kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dapat Anda tingkatkan sendiri, dengan cara mengenali apa yang Anda rasakan, dan memahami bagaimana perasaan orang lain. Selain itu, Anda juga perlu belajar untuk bisa menempatkan emosi ke dalam kata-kata atau ucapan, agar tidak melukai hati orang lain.

Untuk memperoleh kesuksesan dan prestasi baik di sekolah atau di tempat kerja, IQ saja tidaklah cukup, karena EQ juga berperan sangat penting. Menurut data yang ada, kesuksesan seseorang dipengaruhi oleh 10 persen IQ, dan sisanya tergantung pada faktor lain, termasuk EQ.

Jika Anda atau Si Kecil mengalami masalah dalam mengidentifikasi dan mengendalikan emosi, serta gagal untuk berprestasi di tempat kerja atau di sekolah, ini saatnya untuk belajar mengembangkan kecerdasan emosional. Lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog, mengenai cara mengembangkan kecerdasan emosional yang tepat untuk Anda.

 

Sumber : alodokterdotcom

Hits: 10

Jasa Pembuatan Website

Share This Post

Post Comment