Jasa Pembuatan Website

Deretan Skrining Kesehatan untuk Wanita yang Perlu Dilakukan

Skrining adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk menilai apakah seseorang memiliki faktor risiko terhadap suatu masalah kesehatan. Skrining bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus penanganan yang tepat jika ditemukan risiko terhadap penyakit tertentu. Bagi wanita, ada beberapa skrining kesehatan yang perlu dilakukan.

Skrining Kesehatan untuk Wanita
Skrining Kesehatan untuk Wanita

Skrining yang dilakukan, bisa berbeda-beda untuk tiap wanita, sesuai dengan kebutuhan. Hal ini tergantung pada usia, riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, serta faktor-faktor risiko lain yang mungkin ada, seperti berat badan, pekerjaan, dan kondisi lingkungan atau tempat tinggal.

 

Berbagai Skrining untuk Wanita

Berikut beberapa skrining kesehatan yang sebaiknya dilakukan oleh untuk wanita:

 

Skrining tekanan darah

Tes atau skrining tekanan darah dilakukan untuk mengetahui tekanan darah, guna memantau risiko hipertensi. Wanita berusia mulai 20 tahun dianjurkan untuk memeriksakan tekanan darah setidaknya dua tahun sekali. Pada wanita usia 40 tahun ke atas, perlu rutin memeriksakan tekanan darah, terutama jika memiliki faktor risiko hipertensi, seperti obesitas. Pemeriksaan ini juga penting bagi wanita hamil, untuk menghindari risiko preeklamsia dan eklamsia.

 

Skrining kolesterol

Jangan anggap remeh kadar kolesterol yang sudah melebihi ambang batas. Mulai usia 20 tahun, wanita dianjurkan untuk rutin memeriksakan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini berhubungan dengan risiko penyakit jantung koroner. Lakukan skrining kolesterol setidaknya lima tahun sekali. Jika Anda berusia lebih dari 45 tahun, skrining ini perlu dilakukan lebih penting lagi. Sebab, risiko penyakit jantung akan meningkat seiring bertambahnya usia.

 

Skrining untuk kanker payudara

Skrining ini bertujuan untuk memeriksa apakah Anda memiliki tanda-tanda kanker payudara atau tidak, termasuk juga apakah Anda berisiko atau tidak. Dokter akan meminta penjelasan Anda mengenai riwayat kanker payudara di dalam keluarga. Jika ada keluarga yang pernah mengalami, berarti Anda memiliki risiko terkena kanker payudara lebih tinggi. Dengan melakukan skrining, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai faktor genetik yang memungkinkan Anda terkena penyakit ini. Skrining untuk pemeriksaan payudara terdiri atas dua pemeriksaan, yaitu pemeriksaan fisik dan mamografi atau USG. Anda juga bisa melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sebagai salah satu cara deteksi dini yang dapat dilakukan rutin setiap hari.

 

Mamografi

Mamografi masih merupakan rangkaian pemeriksaan pada payudara untuk mendeteksi kanker payudara. Wanita yang berusia 40-49 tahun disarankan melakukan mamografi setiap 1-2 tahun, demikian juga wanita berusia 50-75 tahun. Namun, jika ada anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara, berarti faktor risikonya lebih tinggi. Apabila memiliki faktor risiko yang tinggi, disarankan untuk menjalani mamografi satu tahun sekali.

Prosedur mamografi dilakukan menggunakan rontgen dosis rendah yang diarahkan ke bagian payudara. Pemeriksaan ini sangat membantu mendeteksi kanker payudara secara sedini.

 

Pap smear

Ini adalah skrining untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks). Skrining ini hendaknya dilakukan oleh wanita berusia 21 tahun ke atas, terutama bagi wanita yang telah aktif berhubungan seksual. Pada saat pap smear, dokter akan mengambil sampel sel dari serviks, kemudian diperiksa di laboratorium guna mendeteksi ada atau tidaknya sel kanker atau pra kanker. Pap smear dianjurkan setidaknya tiap lima tahun sekali jika usia Anda 30 tahun ke atas.

 

Manfaat dan Risiko Melakukan Skrining Kesehatan

Skrining kesehatan untuk wanita dapat Anda lakukan sebagai bagian dari medical check-up. Hal ini bermanfaat untuk mendeteksi beragam masalah kesehatan sejak dini, bahkan sejak sebelum timbul gejala. Dengan demikian, Anda bisa mendapat penanganan lebih cepat, sehingga tingkat keberhasilan pengobatan yang diberikan juga lebih tinggi. Melakukan skrining kesehatan sesuai anjuran akan meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran mengenai pentingnya pola hidup sehat.

Meski tidak selalu, namun skrining kesehatan terkadang dapat memberi hasil yang rancu, sehingga mungkin membingungkan. Sebagian hasil skrining kesehatan juga mungkin menimbulkan kecemasan, terutama bila hasilnya menunjukkan Anda memiliki sebuah kondisi atau penyakit yang memerlukan penanganan khusus. Tapi, dengan langkah pemeriksaan yang tepat di bawah pengawasan dokter dan dilakukan sesuai dengan kebutuhan, skrining kesehatan sebenarnya justru dapat membantu meningkatkan kualitas hidup Anda.

Berbagai skrining kesehatan untuk wanita dapat membuat Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda dengan lebih baik, sekaligus mendeteksi penyakit sebelum parah. Lakukanlah skrining kesehatan secara teratur sesuai anjuran dokter.

 

 

Sumber : Alodokterdotcom

Hits: 2

Jasa Pembuatan Website

Share This Post

Post Comment